tentang Visual kei, mulaid ari sejarah sampe kontroversinya..
nah, beberapa hari yang lalu, gue ngebahas lagi ini sama salah satu temen onlen gue di twit..gue udah janji share ke dia, dan hari ini, gue mau ngutip dari blog itu..hehe *yang sebenernya blog itu juga ngutip dari sumber aslinya*
jadi repost gapapa ya~ =p
tapi inget! Setelah baca artikel ini, jangan ditelen bulat-bulat infonya..
sedikit peringatan dari blog sumber :
keluhan saya tentang visual kei terjawab semua penjelasannya mengapa begini mengapa begitu setelah membaca sebuah artikel berisi wawancara dengan seorang yang bekerja di label rekaman visual kei di Tokyo Damage Report, sebuah artikel yang cukup mengejutkan, dan ga bisa dipertanggung jawabkan kadar kebenarannya ( rule#1 jangan pernah percaya 100% info yg didapat di internet, termasuk blog ini ), tapi bagiku pribadi artikel itu menjelaskan banyak tanda tanya yang selama ini kadang muncul di kepalaSo, CHECK THIS OUT!
T.R.U.E.S.T.O.R.Y band "indie" visual kei punya kebebasan yang lebih terbatas dibanding "super major label" Britney Spears
Sejarah "asli" Visual Kei
Sekitar 1983 ada scene baru yang menggabungkan musik barat kaya' LA hair metal, gothic, punk dengan budaya sendiri yaitu shojo manga ( komik cewe, mata berbinar-binar, cowok cantik pegang mawar, dsb ) pengaruh manga ini nantinya diaplikasikan pada penampilan mereka dan juga aksi panggungnya, saling ciuman, peluk-pelukan, grepe-grepe perut
Awalnya scene ini hanya ada di kota besar, musisi yang terlibat didalamnya sangat fanatik dan "niat" sampe-sampe ada yang membuat label rekaman sendiri ( yoshiki dari X japan dengan extacy records). lama-kelamaan scene ini semakin besar dan berhasil menarik perhatian label rekaman yang lemudian menjadikannya sebagai fenomena di industri musik jepang. sebagai trade-off nya band yag bermain di scene ini harus mengikuti aturan yg dibuat label
Sekitar 1983 ada scene baru yang menggabungkan musik barat kaya' LA hair metal, gothic, punk dengan budaya sendiri yaitu shojo manga ( komik cewe, mata berbinar-binar, cowok cantik pegang mawar, dsb ) pengaruh manga ini nantinya diaplikasikan pada penampilan mereka dan juga aksi panggungnya, saling ciuman, peluk-pelukan, grepe-grepe perut
Awalnya scene ini hanya ada di kota besar, musisi yang terlibat didalamnya sangat fanatik dan "niat" sampe-sampe ada yang membuat label rekaman sendiri ( yoshiki dari X japan dengan extacy records). lama-kelamaan scene ini semakin besar dan berhasil menarik perhatian label rekaman yang lemudian menjadikannya sebagai fenomena di industri musik jepang. sebagai trade-off nya band yag bermain di scene ini harus mengikuti aturan yg dibuat label
