Friday, April 8, 2011

a Day With Stanger [FANFIC] part2

Akhirnya..setelah gw sempet stuck seminggu~
selamat membaca!^^

a Day With Stanger part2


Sret..sret..

JiYong terus berusaha menggali inspirasinya. Tapi entah kenapa selalu saja stag. Ia menghela nafas sejenak, kemudian kembali memikirkan konsep dan membuat karakter lagi. "One for the money, two for the show
We got the party people screamin' out hey~ho
.." tiba-tiba ponselnya berdering mengagetkan dirinya yang sedang serius. Ia cepat-cepat mengambilnya dan mengangkatnya.

"Yeoboseyo?" sapanya pada penelpon. "Neh..sedang saya pikirkan! Iya, nanti siang akan saya bawakan hasilnya ke kantor!" lanjutnya. "Neh, mianhaeyo. Gamsahamnida!" tutupnya, kemudian melepas ponsel dari telinganya dan menutupnya.

JiYong meletakkan ponselnya, kemudian menoleh kebelakang seperti mencari-cari sesuatu. Akhirnya matanya tertuju pada GaHo yang tertidur malas diatas sofanya. JiYong mendekatinya kemudian membelai anjing itu, sudah lama ia tidak memperhatikannya. Usai membelai GaHo JiYong ke dapur untuk minuk air mineral dan kembali pada pekerjaannya semula.

***

"Namamu tidak masuk halaman depan koran!" ujar ChaeYong pada anak laki-laki berambut kuning dengan nama panggung G Dragon itu dalam perjalanan mereka ke sebuah taman bermain. G Dragon tersenyum kecil. "Band mu pasti tidak terkenal!"

"Band ku sangat terkenal tau! Setiap kami manggung, pasti akan banyak sekali fans yang datang!" katanya ngeyel.

ChaeYong tersenyum menggoda. "He? Benarkah? Aku tidak yakin! Buktinya di keramaian begini kau berani menunjukkan wajahmu dimuka umum! Kalau kau benar-benar anggota grup band terkenal, kau pasti akan langsung dikerubuti banyak fans!" ujarnya.

"Aish! Diamlah!" jawab G Dragon kesal sambil memukul kepala ChaeYong pelan. Gadis itu hanya menjulurkan lidahnya sedikit sambil membenarkan rambutnya.

"Lalu, kau masih belum pulang dan bertemu teman-teman band-mu?" tanya ChaeYong lagi. G Dragon menggeleng kecil, namun senyumnya yang terpasang sejak tadi tidak luntur. "Waeyo?"

"Gwaenchana~" jawab G Dragon seadanya. "Ah!! Itu dia!" teriaknya tiba-tiba.

"Mwora??"

"Kajja! Kajja!" jawab G Dragon cepat seraya menarik lengan ChaeYong ke sebuah mesin foto box tak jauh dari tempat mereka berada. "Sudah lama aku ingin berfoto disini!" ujarnya senang seraya mendorong ChaeYong masuk kedalam.

"He?? Kau ini.."

"Siap!! Hana, Deul, Set!"

***

CREEKK~CREEK~

Setelah mencetak pesan via fax dari temannya, JiYong kemudian membacanya dengan mata kantuknya. Sudah tiga hari ia belum tidur dan memaksakan diri untuk mengerjakan pekerjaannya. Masih kurang beberapa karakter lagi, dan ia harus segera memperlihatkan hasilnya besok. Sebenarnya hasil sementaranya sekarang sudah bisa ia perlihatkan, tapi entah kenapa ia belum puas.

Setelah membaca pesan temannya. Ia mengemasi beberapa berkas dan memasukkannya kedalam tas. Kemudian menyambar jaketnya dengan asal, mencium GaHo dan segera pergi ke kantornya. Ia harus menyerahkan hasil sementaranya hari ini. Kalau rekanannya puas, ia bisa melanjutkannya dan memperlihatkan hasilnya 2 minggu lagi.

---

"Annyeong!" JiYong menyapa teman satu kantornya yang dalam proyek ini menjadi salah satu bawahannya.

"Ah, JiYong! Kau sudah ditunggu rekanan dan manger didalam!" seru orang itu segera.

"Jinja?" tanya JiYong seraya meletakkan tasnya dan mengambil beberapa berkas yang dibutuhkan. "Kalian, do'akan aku ya!" lanjutnya dengan senyum tipis.

Teman-temannya yang ada diruangan itu mengagguk mantab. "Ne! Hwaiting!!" ujar mereka sambil mengepalkan tangan. JiYong masuk keruang rapat dimana dua orang penting dan beberapa staff menunggunya. Karyawan yang lain hanya menggeleng kecil, "Bocah itu pasti kelelahan ya~"

***

"Waa..keren sekali~" komentar G Dragon begitu hasil fotonya keluar. "Sudah lama aku ingin foto ditempat seperti ini!" lanjutnya dengan tampang bahagia.

"Aish~kekanak-kanakan sekali~" komentar ChaeYong, tapi ikut mengintip fotonya. Ia tersenyum kecil melihat tampangnya di foto itu. Lumayan juga, batinnya PD.

"Kau senang?" tanya G Dragon sambil melirik ke arah ChaeYong.

"Hmm..biasa aja~"

"Aish~hargai sedikit usahaku.." keluh G Dragon.

"Usaha?"

G Dragon tersadar kata-katanya agak aneh. "A..ahniyo~" ujarnya kemudian mencoba mengalihkan pembicaraan. Dan matanya akhirnya tertuju pada plang yang menunjukkan bahwa tempat tujuan mereka tidak jauh dari sana. G Dragon lalu menarik tudung jaket ChaeYong pergi. "Ayo! Kita senang-senang!" ujarnya.

"YAH! YAH!" protes ChaeYong yang harus berjalan mundur karena tudung jaketnya ditarik oleh G Dragon.

---

Jet Coaster, Cora-cora, Ferrish Weel, Water Rides dan bermacam-macam wahana permainan lainnya sudah menunggu untuk dimainkan. G Dragon tampak senang sekali setelah masuk kedalam taman ria yang cukup ramai dikunjungi itu. Laki-laki berambut kuning itu bagai anak ayam kelaparan yang baru saja dilepas ke gudang makanan.

Sedangkan ChaeYong yang baru saja checking tiket, memandang laki-laki yang baru dikenalnya dua hari itu dengan tampang aneh dan heran. Ada ya anak seumur G Dragon tampangnya sesenang itu setelah masuk ke sebuah taman ria?? "Yah! Inget umur donk~!" ujar ChaeYong pada G Dragon.

"Apa maksudmu?" G Dragon tampak tidak terima. Namun sedetik kemudian raut wajahnya berubah bahagia lagi. "Sudah lama aku ingin main-main kesini~ ah..akhirnya~" lanjutnya sambil membentangkan kedua tangannya dengan perasaan lega dan senyum yang lebar.

"Hee~ Jeongmal~"

"Jadi, kita mau main apa dulu?" tanya G Dragon pada ChaeYong. ChaeYong tampak berpikir, main apapun tidak masalah untuknya. Mau yang bikin senam jantung atau yang membuatnya mengantuk karena menunggu permainan itu selesai, yang manapun tidak masalah. Namun sesaat kemudian mereka mendengar jeritan dari salah satu arah taman bermain itu. Dan sebuah lintasan Jet Coaster berdiri dengan gagahnya disana. "Ah!!! Kajja!!" ajak G Dragon segera dan mereka berlari kearah permainan yang penuh dengan teriakan itu.

15 menit kemudian.

ChaeYong memijat tengkuk G Dragon yang kini tertunduk di salah satu sudut tak jauh dari permainan yang baru mereka naiki tadi. Setelah turun dan terhuyung, akhirnya G Dragon benar-benar tidak kuat dan muntah. Kepalanya pusing sekali sampai berdiri saja harus berpengangan pada sesuatu.

"Gwaenchana?" tanya ChaeYong tanpa berhenti memijat tengkuk G Dragon.

"Ahni~"

ChaeYong terlihat mencari-cari sesuatu. Dan sesaat kemudian ia mengajak G Dragon pergi dari sana. Ia mengajak anak laki-laki itu duduk di salah satu bangku yang berada dibawah pohon. "Tuan Kwon duduk disini dulu ya..aku belikan sesuatu.." ujarnya cepat setelah mendudukkan G Dragon.

"Tuan Kwon?" tanya G Dragon. Tersadar dengan kesalahannya, ChaeYong langsung mengoreksinya.

"Ah.. G! Tunggu disini, aku akan segera kembali!" katanya cepat, kemudian berlari pergi. "Aish!!! Kenapa mereka bisa benar-benar mirip??" keluhnya sambil berlari pergi untuk membeli sesuatu.

***

"Ne.. Gamsahamnida~" JiYong keluar dari ruang rapat, diikuti rekanan kantornya dan juga bossnya yang keluar paling akhir. Boss JiYong menepuk pundak JiYong pelan sebelum akhirnya ia mengikuti rekanannya keluar ruangan.

"Otteokhe??" tanya teman kerja JiYong dengan tampang harap-harap cemas. JiYong tersenyum kecil, namun kemudian menggeleng. "Ah..belum?" tanya orang itu lagi.

"Aku masih butuh bantuan kalian~" ujar JiYong jujur. "Padahal aku sudah berjuang keras.." JiYong mendesahkan nafasnya cukup keras. Ia tampak kelelahan.

Teman kerjanya yang lain yang sudah cukup lama memperhatikannya dari mejanya, akhirnya memberanikan untuk bertanya. "Seonbaenim..kau sedang ada masalah?" tanya gadis dengan rambut bob dan pita di kepalanya itu.

"Ne? Ini masalahku~" jawab JiYong polos.

"Bukan itu! Ada masalah lain?"

JiYong tampak berpikir, dan sesaat kemudian tersenyum kecil. "Gwaenchana~" jawabnya pendek, namun sangat tampak diwajahnya bahwa ia sedang ada masalah.

***

"Aku pulang!!" seru JiYong malas saat masuk kedalam rumah kecilnya, kemudian bergegas masuk kedalam setelah menutup pintunya. Ia meletakkan tas-nya di atas sofa dan menggantung jaketnya di tempat gantungan jaket. Dan setelah meneguk sedikit air mineral, ia duduk kembali di depan meja kerjanya. Kali ini ia menghadap laptopnya.

Tapi ia tidak mengerjakan apapun, malah menengadah keatas. Kemudian berbalik dan memandang kearah Gaho yang sedang mengendus-endus towelket yang ia gunakan sebagai alas tidur setiap hari. Sudah cukup lama JiYong tidak bermain-main dengan GaHo. Ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan ia kadang sampai lupa memberi makan anjing kesayangannya itu.

Tapi merasa tak bisa berlama-lama, ia kembali pada pekerjaannya dan memulai untuk berpikir kreatif. Atau sekali lagi klien akan menoleh pekerjaannya. Dan dia jadi tidak laku!

***

"Gwaenchana?" tanya ChaeYong pada G Dragon yang baru keluar dari toilet untuk cuci muka akar wajahnya tidak tampak begitu kusut. "Kalau kau sudah tidak kuat, kita pulang saja! Aku bisa mengantarmu sampai ke rumah!" ujar ChaeYong peduli.

"Andwe! Aku masih bisa main-main! Ini ajakanku untuk berterima kasih padamu atas sarapannya! Jadi jangan dibatalkan hanya karena hal ini!" jawab G Dragon sok.

"Segitu pentingnya kah?" tanya ChaeYong. G Dragon mengangguk. "Ini yang tidak aku suka! Kau mirip sekali dengan Tuan Kwon! Ah!!! Otakku bisa konslet kalo begini!" ChaeYong mengeluh heboh sambil mengacak rambutnya dan pergi dari hadapan G Dragon. Sedangkan G hanya tersenyum kecil, kemudian berlari menyusul ChaeYong, dan berjalan beriringan.

"Kita mau naik apa sekarang?" tanya G Dragon. Sepertinya staminanya kembali lagi. Ia memandang sekeliling mencari wahana yang asik untuk dinaiki. "Haruskah cora-cora? atau water rides?"

"Aku tidak mau meleyani kakek-kakek muntah karena naik wahana seperti itu!" ujar ChaeYong spontan.

"Siapa yang kau maksud kakek-kakek??" protes G Dragon, sambil hendak memukul ChaeYong, tapi ia urungkan niatnya setelah melihat satu wahana menyenangkan yang pastinya tidak akan membuatnya mabuk. Ia tersenyum lebar, kemudian meraih lengan ChaeYong dan menariknya pergi. "Ayo kita naik Ferris Wheel!!"

---

Setelah antri cukup lama, mereka akhirnya masuk ke salah satu gerbong diantara 72 gerbong ferris wheel itu. Gerbong itu cukup luas, kira-kira bisa diisi 5 sampai 6 orang dewasa (kalo mau duduk dempet-dempetan). Mereka duduk disisi yang berbeda..berhadapan, tapi duduk di ujung yang berbeda. G Dragon duduk didekat pintu, sedangkan ChaeYong duduk di ujung lainnya. Keduanya melihat keluar jendela disisi yang berbeda, melihat keadaan dibawah mereka sementara wahana itu berputar dengan sangat pelan. Dan gerbong mereka mulai naik sedikit-demi sedikit.

G Dragon melirik ke arah ChaeYong yang terus memandang keluar jendela tanpa mengucapkan sepatah katapun. "Yah! ChaeYong!" panggil G Dragon.

"Ne?" ujarnya, dan baru memalingkan wajah setelah ia tidak mendengar jawaban dari orang yang memanggilnya.

"Kenapa kau marahan dengan pacarmu?" tanya G Dragon tanpa basa-basi.

"Kenapa langsung tanya ke situ?" ChaeYong yang kaget langsung protes. Rasanya tidak ingin membahas hal ini, atau mungkin laki-laki rapper itu akan dilempar keluar gerbong ferris wheel sekarang juga.

"Ahniyo~ cuma penasaran!" jawab G Dragon. "Habisnya seharian ini kau seperti tidak ada masalah! Biasanya kalau seorang wanita ada masalah, ia pasti akan membiacarakannya dengan temannya! Lalu temannya akan memberitahu solusinya!" ujarnya lagi. "Tapi kau tidak membicarakannya denganku!"

"Memangnya aku temanmu?" tanya ChaeYong.

"Aish..kejam sekali~!" protes G Dragon. "Setidaknya teman untuk sehari saja!"

"Tapi benar juga..aku belum pernah punya teman yang benar-benar dekat selama ini!" kata ChaeYong sambil menggambar sesuatu dengan jarinya di kaca gerbong itu. "Tuan Kwon lah satu-satunya teman!"

"Itulah kenapa kalian pacaran?" tanya G Dragon.

ChaeYong menaikkan kedua alisnya. "Mungkin.." jawabnya seadanya. "Aku tidak terlalu mengerti apa yang sebenarnya dipikirkan olehnya! Bahkan aku agak tidak mengerti dengannya! Hahaha..Tuan Kwon yang selalu mengerti tentangku selama ini! Makanya aku hanya bisa mencoba membuatnya nyaman bersamaku!" ChaeYong menarik nafas sejenak. Sedangkan G Dragon tidak berkomentar apapun. Hanya memandang kearah gadis dengan rambut pendek dihadapannya yang kini mulai bercerita lagi. "Membuat makan siang, menemaninya, memastikannya agar tidak terlalu lelah dan sakit. Hanya itu yang ingin aku lakukan sebenarnya!" lanjutnya.

"Kau sudah melakukannya kan? Lalu kenapa kalian marahan?"

ChaeYong tersenyum kecil. "Awalanya sih itu niatku, tapi mengingat akhir-akhir ini kami jarang komunikasi karena proyek kerjanya, aku jadi agak sebal!" jawabnya jujur. "Makanya aku jadi marah saat Tuan Kwon tidak mau menuruti maksud baikku!"

"Tapi marah kan bukan jawaban!?" ujar G Dragon. ChaeYong mengalihkan pandangannya dari jendela pada pria berambut kuning itu. "Kau seharusnya tidak marah dan pergi begitu saja!"

"Tapi Tuan Kwon yang marah duluan! Maksudku kan baik!"

"Hei kau! Aku lagi serius nih! Dengarkan sebentar saja!" protes G Dragon dan segera membuat ChaeYong diam. Cara marah nya benar-benar sama persis dengan JiYong. "Kau seharusnya tahu dia sedang stress, berkutat dengan masalah pekerjaannya sekarang. Kau seharusnya mensuportnya dari belakang, meskipun kau tidak harus datang dengan pom pom dan berteriak-teriak seperti cheerleader! Kau bisa hanya datang menemaninya walau tidak mengajaknya bicara, kemudian pulang saat pacarmu hendak beristirahat! Karena aku tahu pasti pacarmu bukan orang yang suka diganggu saat sedang bekerja! Ya kan?"

ChaeYong diam. "Arrachi?" tanya G Dragon. ChaeYong mengangguk.

"Tapi kau membuatku berpikir lagi, G!" ujar ChaeYong.

"Mwo?"

"Kau mungkin Tuan Kwon yang kini sedang menyamar ya? Gayamu menasehatiku itu sama persis dengannya!" ujar ChaeYong jujur. "Aku harap sekarang sedang dikerjai!" katanya.

"Aish! Jeongmal~" gumam G Dragon dan kembali membuang pandangannya keluar jendela. Sementara gerbong mereka masih terus naik dengan pelan.


*** To Be Continue ***

Thanks for reading and don't forget to leave a coment!^^

-Keep Shine Like HIKARI-

No comments:

Post a Comment