Tuesday, June 21, 2011

KKOTMINAM (FANFIC) [PART 1]

Gw menghasilkan sesuatu lagi teman-teman! hahaha~
entah kenapa gw selalu bisa menghasilkan sesuatu yang ga pernah bersangkutan dengan akademis kalo gw lagi ujian! entah itu gambar, poem, atau cerita kayak gini!
sebenernya ini terinspirasi dari twit gw sama temen gw kemaren malem. dan alhasil meski baru 1 part, jadilah terereng~!! Namun lagi-lagi FF ini adalah permintaan temen gw buat hadiah ultahnya. *sweat*
oke, dan dopleganger gw, Choi Dong Sun, mengganggu lagi disini~!^^

KKOTMINAM


Hoodie, rambut palsu, kacamata, skiny jeans, docmart, ransel kecil dan..

"Lipgloss!!" Dong Sun tiba-tiba berteriak dari luar kamar saat aku sedang berkaca untuk melihat penampilanku sendiri. Aku sedikit melonjak karena kaget mendengar suara nyaringnya yang tiba-tiba itu.

"Haish!! Jeongmal!" ujarku kesal padanya. Tapi bocah perempuan itu hanya tersenyum kecil, kemudian menghampiriku dan memandangi wajahku sebentar. Ia lalu membuka tutup pelembab bibir itu dan mengoleskan kuasnya di bibirku sedikit.

"Selesai! Kau cantik sekarang!" ujar Dong Sun sambil menepuk sedikit hoodie yang ku pakai seakan membersihkan debu yang menempel disana.

"Benarkah seperti ini tidak akan ketahuan?" tanyaku tidak yakin. Namun Dong Sun sepertinya lebih yakin dari yang aku kira. Aku kembali menoleh ke arah cermin. Memperhatikan penampilan baruku ini. Lumayan juga. Sesekali aku merapikan rambut palsuku, dan aku benar-benar cantik.

"Tidak akan ada yang menyangka kalau kau pria! Aku jamin!   Kecuali kalau kau salah masuk toilet! Haha~!" ujar Dong Sun yakin seraya memasukkan baju-bajunya yang berantakan di atas ranjang kedalam lemari setelah terlebih dahulu ia gantungkan pada hanger. "Lagi pula kau pernah melakukannya lebih dari sekali kan?" lanjutnya lagi.

"Tapi aku malu~!" ujarku padanya.

"Tapi mungkin ini satu-satunya cara untuk menyelidiki oppa! Kau harus bertingkah seperti fans girl!" ujarnya memantapkan niat awalku. "Palli! Nanti ketinggalan konsernya oppa! Aku pinjamkan kau motor punya oppaku lagi! Tapi seperti biasa, jangan bilang padanya aku meminjamkanmu! Bilang saja ibu yang menyuruhmu! araseo?" lanjutnya lagi seraya melemparkan kunci beserta surat motor kepadaku. Aku mengiyakan perkataannya, kemudian bergegas berangkat sebelum pernyamaranku ini tidak berguna lagi.

---

Namaku Lee Hyun Ji! Seorang laki-laki sejati dan masih normal. Tapi entah karena bisikan setan, aku menyamar jadi wanita sejak beberapa waktu yang lalu. Awalnya ku agak meragukan niatku ini. Namun Choi Dong Sun, adik sepupu perempuanku mendukungku setelah ia mendengar maksudku menyamar sebagai seorang gadis. Bukan alasan yang terlalu penting seperti di film you're beautiful atau hana kimi dimana si gadis tokoh utama yang menyamar sebagai seorang pria demi sesuatu hal yang penting. Aku hanya ingin menyelidiki sesuatu tentang kakak laki-laki ku.

Kalian tahu F.T Island? Kalian tahu Lee Hong Ki? Yah, dia hyung ku! Seorang artis band terkenal bahkan hingga keluar korea. Aku bangga punya kakak laki-laki yang berbakat dan terkenal seperti dia. I'm proud of you, hyung! Tapi entah kenapa akhir-akhir ini dia membuatku agak sebal.

Aku mulai ceritanya dari sini. Aku berteman dengan seorang gadis jepang yang pindah ke korea karena pekerjaan orang tuanya. Namanya Sora, dan dia seorang primadona, alias fans dari band milik kakakku itu. Namun ia tidak tahu bahwa aku adalah adik kandung Hong Ki-hyung, karena hyung yang terlalu sibuk jadi jarang bertemu denganku. Tapi bukan disitu masalahnya. Masalahnya adalah setiap ia bertemu denganku, selalu Hyung yang ia bicarakan. Bahkan ia bisa menceritakan kisah hidup kakakku dari awal hingga akhir dengan lancar. Bahkan lebih lancar dariku yang adiknya sendiri. Awalnya aku menyangka aku sebal karena aku mengenal Hong Ki hyung tidak lebih baik darinya. Namun aku salah. Aku sebal karena Sora yang menceritakan kisah hidup kakakku.

Makanya aku ingin mengetahui bagaimana cara hyung bisa menarik perhatian gadis-gadis seperti Sora. Aku ingin mempelajarinya dari sisi seorang gadis. Aku menyamar sebagai wanita dengan semua perlengkapan yang aku pinjam dari Dong Sun. Hoodie, celana, sepatu, dan tas ini aku pinjam darinya. Aku ingin menyamar seperti anak gadis yang bergaya sedikit tomboy. Seperti Dong Sun. Tapi Dong Sun malah memberiku rambut palsu dengan model panjang sepundak yang khusus ia belikan untukku. Tapi entah bagaimana rambut palsu ini sangat cocok dengan wajahku. Selain itu ia memakaikanku lipgloss yang bahkan dirinya sendiri tidak pernah memakainya. Mungkin ini yang disebut penyamaran sempurna. Dan bentuk tubuh kecil juga wajahku yang sedikit chubby ini membuatku benar-benar seperti seorang gadis.

Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju ke mini konser F.T Island yang berlangsung hari ini, dan aku akan datang sebagai fansgirl dengan segala atribut yang disiapkan Dong Sun didalam tas ini. Aku belagak sebagai primadona. Semoga saja tidak ketahuan siapapun. Termasuk Sora dan kakakku.

***

Hahh..~ seperti biasanya! Dari luar gedung pertunjukan pun sudah ramai penuh sesak dengan para Primadona. Aku mengeluarkan tiket konser dari dalam saku hoodie yang dibelikan Dong Sun kemarin, kemudian pelan-pelan aku masuk kedalam kerumunan anak perempuan yang berkumpul untuk bergegas masuk kedalam gedung pertunjukan. Namun sialnya seseorang yang aku kenal tiba-tiba muncul di depanku. Sora. Ahh~ aku harus menghindarinya~! Dengan menutupi wajah dengan kedua tanganku dari Sora, aku berjalan menjauh dan masuk kedalam kerumunan lain sambil sesekali mengucapkan "permisi" pada mereka.

Tak lama semuanya masuk kedalam gedung pertunjukan. Begitu juga aku. Dan konser dimulai dengan menyanyikan lagu yang pertama. Lagu paling baru yang di rilis beberapa bulan yang lalu oleh band mereka. Aku dengar di kanan-kiri ku hampir semua primadona ini meneriakkan nama kakakku. "Hong Ki Oppa!! Oppa!! Saranghaeyo~!" dan sebagainya. Layaknya menuhankan seorang idola. Apasih yang mempesona dari kakakku? Bagiku, ia biasa saja! Meski sudah berkali-kali aku menyamar dan menonton konser mereka, aku masih belum bisa menikmatinya seperti gadis-gadis yang lain disini.

Seusai konser, aku segera turun dan bergegas ke toilet. Aku hampir salah masuk kedalam toilet pria, tapi untung saja aku menyadarinya dan segera masuk kedalam toilet wanita. Setelah menyelesaikan tugas suciku, aku keluar dan sedikit merapihkan rambut dan pakaianku sambil berjalan pulang. Aku dengar anak-anak gadis itu berteriak-teriak lagi memanggil nama kakakku dan personil F.T Island lainnya. Sepertinya mereka baru keluar sengaja untuk bertemu para primadona itu. Aku juga bisa melihat mereka, hahh pemandangan ini! Seandainya aku yang ada di posisi kakakku saat ini, aku pasti sangat senang karena banyak wanita yang mencintaiku seperti itu! Tapi aku memilih pulang saja hari ini daripada mengikuti anak-anak perempuan itu berteriak-teriak seperti itu. Aku lelah.

***

"Aku pulang~!" seruku seraya masuk kedalam rumah, kemudian melepas sepatuku di depan pintu. Setelah pulang tadi, aku mengembalikan semua atributku pada Dong Sun, kemudian pulang ke rumah. Aku lelah sekali.

"Hyun Ji-a~!!" tiba-tiba seseorang memanggilku dan merangkulku cepat kemudian mengacak rambutku dengan semangat.

"Ahhh!! Hyung!??" teriakku menolak perbuatannya padaku. Namun seperti biasa, Hong Ki hyung hanya tersenyum lebar dan menarikku masuk kedalam rumah. Ia mendorongku duduk di sofa ruang TV dan dia duduk di sebelahku. Tak lama ibu datang membawa camilan buah strawberry, semangka dan anggur yang di potong-potong dan ditempatkan didalam kulit semangka yg dipotong setengah. "Tumben pulang hyung?" tanyaku sok biasa padanya. Ia masih terlihat lelah setelah konser hari ini. Tapi kenapa ia tidak pulang ke asrama saja?

Hong Ki hyung mengambil tusuk buah dan menusukkannya pada beberapa buah kemudian melahapnya sekaligus dan menelannya sebelum menjawab pertanyaanku. "Ahni! Lagi pengen aja!" jawabnya, kemudian mengambil potongan buah itu lagi dengan tusukannya. Aku ikut mengambil potongah buah itu juga dengan tusukan yang lain, namun tidak se rakus Hong Ki hyung yang sekaligus memakan dalam jumlah banyak.

Kami tidak banyak bicara saat bertemu. Di antara dua pria saat bertemu jarang sekali ada yang namanya curhat. Jadi, bukannya hubungan persoadaraan kami yang canggung!

Tapi setelah ibu kembali ke dapur, tiba-tiba hyung membisikkan sesuatu padaku. "Ya! Kau sudah punya pacar?" tanya Hong Ki hyung tiba-tiba, membuatku mengernyit heran padanya. "Ayolah~! Sudah lama aku tidak mengobrol denganmu! Siapa tahu ada perkembangan soal kau! Tidak hanya lontang-lantung dengan Dong Sun setiap hari!" lanjutnya lagi.

"Sebenarnya apa sih yang mau kau bicarakan? Aku tahu pasti kau bermaksud menceritakanku sesuatu! Aku belum pernah mendengar hyung bertanya padaku soal urusan pribadiku!" ujarku, dan lagi-lagi Hong Ki hyung tersenyum lebar. Tidak adakah jawaban lain selain itu? "Jangan-jangan kau.."

Hyung menyandarkan punggungnya, dan memutar-mutar tusukan buah itu di tangannya. "Seseorang menarik perhatianku siang tadi! Baru melihatnya saja rasanya aku bahagia~!" ujarnya padaku dengan wajah cerah dan penuh arti. "Dia seorang primadona! Aku tidak menyangka menemukan seseorang yang bisa menggerakkan hatiku diantara fans ku."

Aku jadi tertarik dengan pembicaraan ini. Aku belum pernah sekalipun mendengar hyung membicarakan soal pribadinya padaku. Tapi hari ini ia tiba-tiba datang untuk membicarakan soal ini denganku? Apa mungkin karena aku adiknya? "Lalu, hyung berkenalan dengannya?" tanyaku tertarik.

"Dengan kondisi seperti tadi? Semua fans berkerumun di hadapanku! Bagaimana aku bisa menarik salah satu dari mereka dan bilang kalau aku menyukainya! Sepertinya aku tidak punya harga diri!" jawabnya. Masih saja memikirkan soal image. "Lagi pula, aku tidak mau pertemuan yang seperti itu! Aku harap aku bisa bertemu dengannya sekali lagi! Omo~ jantungku~!" ujarnya.

Aku melengos. Kakakku sedang kasmaran. Semoga saja bukan Sora yang ia maksud. Tapi ia tiba-tiba mengagetkanku lagi. "Neon!" katanya dengan wajah serius.

"M..mwo? Hyung..?" tanyaku dengan wajah bingung.

"Sejak kapan kau pakai pelembab bibir? Diajari apa kau sama Dong Sun??" ujarnya kemudian tertawa lepas dan berjalan berlalu meninggalkanku. Aku mengelap bibirku. Aku lupa dengan yang satu ini! Pantas saja sejak tadi bibirku rasanya aneh!

***

"Hong Ki oppa keren sekali~!" Sora mulai fangirling lagi di hadapanku. Dan membuatku hanya terdiam sambil meminum susu kotak ku dengan sedotan. Membiarkannya terus bicara soal kakakku sampai aku tidak konsen mendengarkannya. Maaf Sora, aku bukan pendengar yang baik. "Kapan-kapan aku akan mengajakmu di konser F.T Island! Aku jamin kau senang!" ujarnya. Tapi aku tidak menjawab apapun. Aku masih memandangi burung yang sedang mandi di pancuran air itu sambil terus meneguk susu kotakku yang sudah hampir habis.

"Tapi Hyun Ji-a.. kalau dilihat-lihat~ kau mirip dengan Hong Ki oppa!" uhuk! Aku tersedak! Sesaat aku menepuk-nepuk dadaku untuk menghentikan batukku akibat tersedak. Tapi Sora bukannya mengkhawatirkanku, ia malah memandangiku dengan tatapan heran. Namun sesaat kemudian aku bisa meredakan batukku. "Jangan-jangan.. " ujarnya.

Aku memandang ke arahnya dengan panik. "M..mwo?" tanyaku padanya.

"Kau operasi plastik??" katanya dengan tampang sok terkejut dengan perkataannya sendiri.

Aku melengos, kemudian pergi berlalu tanpa pamit padanya. Namun aku tahu Sora pasti akan berlari mengikutiku meski aku tidak mengajaknya. Gadis ini seperti ikan tuna yang mengikuti ikan paus. Dan akulah ikan pausnya. Tapi meski perumpamaannya seperti itu, rasanya aku senang terus diikuti oleh ikan tuna ini!

***

Lagi-lagi aku menyamar menjadi wanita, karena hari ini ada fans meeting. Makanya tadi pagi-pagi sekali kakakku bergegas pulang ke asramanya dan melaksanakan agendanya kembali. Setelah terlebih dahulu aku berdandan di rumah Dong Sun lagi, aku kembali berangkat dengan segala atribut. Tapi kali ini aku membawa kamera untuk mengabadikan segala moment. Menurutku, penelitian itu memerlukan dokumentasi untuk ke valid-an hasilnya. Mungkin dengan mengabadikan foto kakakku, aku bisa mempelajarinya!

Aku sengaja selalu berada di urutan paling belakang saat fan meeting, agar aku bisa mengabadikan gambar Hong Ki hyung secara sembunyi-sembunyi. Karena di larang mengambil foto maupun video disini, makanya aku memotretnya diam-diam. Namun sepertinya gerak-gerikku terbaca seorang security disana. Ia terus memandang ke arahku yang memperlihatkan gerak-gerik aneh, dan sesaat kemudian it berjalan ke arahku. Reflek, aku berjalan mundur menjauhi kerumunan. Namun ia terus mengejarku, dan akhirnya aku berlari keluar dari ruangan fan meeting. Aku tidak melihat ke belakang lagi setelah menjauhi ruangan. Tidak tahu apa security itu masih mengejarku atau menyerah karena aku lebih memilih kabur, aku tidak tahu. Pokoknya aku berhenti berlari setelah aku berada di toilet wanita. Tempat yang aku rasa aman untuk bersembunyi sementara ini.

Aku duduk beberapa saat diatas kloset sambil mencoba bernafas setelah berlari cukup jauh. Aku memeriksa hasil potretanku. Lumayan untuk dokumentasi. Mungkin aku akan mencoba menjadi duplikat Hong Ki hyung mulai saat ini.

Aku keluar dari stal toilet dan berjalan menuju ke depan cermin besar sambil terus melihat hasil jepretanku. Tapi entah kenapa, aku merasa ada seseorang yang memanggilku. "Hyun Ji-a?" panggilnya. Pada awalnya aku diam saja. Mungkin bukan aku yang di panggilnya. Mungkin saja orang lain dengan nama yang sama. Namun setelah aku menyadari hanya ada aku dan orang yang memanggilku yang ada di tempat ini, aku tahu ia pasti memanggilku. "Hyun Ji-a? Kau Lee Hyun Ji kan?" ia memanggilku lagi. Aku menoleh ke arahnya.

"AHHHH!!!!" kami berdua berteriak. Aku kaget melihatnya, dan aku tahu ia juga pasti kaget melihatku. Dengan kostum seperti ini. Sora memergokiku menyamar sebagai wanita!


***To be Continue***

Thanks for reading and don't forget to leave a coment!^^
SANKYUU~!

-Keep Shine Like HIKARI-

2 comments:

  1. BAGUS! seperti biasa , ada Feelnya .. master eh :O
    tapi satu, saya kan nggak bisa bahasa korea jadi di translate ya ^^b taunya hanya namja, yoeja, gomawo, annyeong

    Neon itu apa ?

    ReplyDelete
  2. okede! part 2 nya bakal di kasi translatenya~!^^

    ReplyDelete